28uild Bangun Rumah Layak

Selasa, 31 Oktober 2017 9:00


(ist)

108jakarta.com - Dalam memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Sabtu (28/10/2017), Habitat For Humanity Indonesia membangun rumah layak huni untuk masayarakat yang membutuhkan.


Acara ini dinamakan '28uild.id' atau di bacanya 'to build'. Acara ini juga diikuti oleh relawan sebanyak 400 orang anak muda.  


Membangun rumah ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun. Pada tahun 2017 sedikit berbeda dari tahun-tahun lainnya. Kali ini diselenggarakan serentak di empat kota, yaiitu Jakarta, Batam, Surabaya, dan Yogyakarta. 


"Hari ini kita serentak ada di Jakarta, Tangerang ini masuk Jakarta, terus Surabaya, Yogyakarta, dan Batam. Tahun 2017 ini baru pertama kali diadakan serentak di empat kota ini," ujar David Gabriel Andre Ardhani selaku Direktur Nasional Habitat For Humanity Indonesia. 


Dalam membangun rumah yang siap huni, standar desain rumahnya adalah dua kamar tidur, satu ruang keluarga, dan satu kamar mandi. 


Biaya untuk satu rumah disama ratakan, yaitu sebesar 36 juta rupiah. Tidak hanya membangun rumah layak huni saja, tetapi juga membangun jalan desa bahkan kamar mandi umum yang layak untuk masyarakat. 


Di wilayah Mauk, tepatnya di Desa Marga Mulya, ada 400 relawan membangun sebanyak 25 rumah layak huni. Sedangkan di Surabaya, 125 relawan muda mengerjakan 10 rumah layak huni dan 5 kamar mandi umum. Lalu di Batam, 227 relawan membangun 7 rumah serta drainase dan gorong-gorong sepanjang 300 meter. Sementara di Yogyakarta, ada sebanyak 70 relawan yang akan membangun 7 rumah layak huni. 


Pembangunan rumah layak huni ini biasanya memakan waktu paling lama satu bulan. Mulai dari membangun pondasi hingga serah terima kunci kepada pemilik rumah. 


"Estimasi pengerjaan rumah tiga minggu sampai empat minggu. Itu mulai dari membangun hingga serah terima kunci sama yang punya rumah. Ya sebulan sudah jadi kok rumahnya," jelas Bagus Dharmawan selaku Senior Manager of Communications Habitat For Humanity Indonesia. 


Melihat bahwa masyarakat di Desa Marga Mulya bisa mendapatkan rumah yang layak huni, secara tidak langsung membantu pemerintahan. Baik dalam pemenuhan pembangunan infrastruktur maupun tempat tinggal bagi masyarakat yang layak. 


"Saya sebagai kepala desa sangat bersyukur dengan adanya Habitat. Karena dari Habitat-lah, warga saya atau masyarakat saya tadinya yang punya rumah tapi tidak layak, sekarang menjadi layak huni. Selain itu, jadi ada kamar mandi umum yang layak juga," tutur Abu Bakar selaku Kepala Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Tangerang. (suh)


Berita Terkait
Jadilah Pahlawan Lingkungan
Aston Imperial Bekasi Sumbangkan 300 Bibit Pohon
Kaumy DKI Jakarta Peduli Nasib Anak Penderita  Penyakit Jantung Bawaan
Bakti Sosial Donor Darah
Daihatsu Peduli Thalasaemia

Please login for commentKomentar
ticia
darimanalah dana yang mereka ambil untuk bisa membangun rumah layak huni bagi masyarakat. apakah dari dana pemerintah?
emma
program yang sangat bagus, tapi sayangnya baru beberapa kota aja, mungkin dilain kesempatan, program ini bisa berjalan disemua kota,,,jadi masyarakat bisa mendaptkan rumah yang layak
KaroKalemCuy
Kegiatan yang sangat bagus membangun rumah supaya jadi layak huni, dengan begitu kehidupan masyarakat pun menjadi berkualitas.
novel
mestinya pemda setempat bisa mendukung rencana itu kan ada nilai sosialnya juga
Samuel
program yang menarik yang bakal membuat warga senang karena sudah dibuatkan hunian yang nyaman dan layak
bengbeng
harusnya pemerintah ikut mendukung program ini belajar dari komunitas ini mereka dengan dana dan tenaga seadanya mau membantu masyarakat yang membutuhkan rumah layak huni
kliwon
pastinya sangat membantu bagi warga yang kurang mampu dengan adanya pembangunan rumah layak tersebut
Fajar
aktifitas yang positive dengan empat ratus relawan yang mau membantu bagi masyarakat butuh hunian
SatpamPuriMedia
kalo bisa sih lebih banyak lagi rumah yang dibangun, agar digunakan dengan baik nanti kedepannya
ice
ini termasuk dalam program pemerintah atau masuk ke swasta yah??
12