PLN Yogyakarta Lepasliarkan 250 Tukik di Pantai Trisik

Rabu, 25 Oktober 2017 17:00


(ist)

108Jakarta.com - Sebanyak 250 ekor tukik (anak penyu) dilepas ke habitat alaminya di Pantai Trisik, Kulon Progo, DIY, Rabu (25/10/2017). Program ini menjadi bagian untuk menjaga kelestarian ekosistem Penyu dari kepunahan. 


"Ada 250 ekor tukik jenis lekang (lepidochelys oliviacea), yang kita lepas," jelas Eris Rossi Priyo Nugroho, manajer PLN (Persero) Area Yogyakarta pada pelepasan tukik di Pantai Trisik.


Pelepasan tukik ini menjadi bagian dari Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72, yang jatuh pada 27 Oktober. Program PLN Peduli Konservasi Penyu Trisik Mandiri ini, menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) bekerja sama dengan Fakultas Biologi UGM. 


PLN juga memberikan bantuan senilai Rp100 juta dalam pembangunan infrastruktur dasar, penampungan manajemen sampah sampai dengan pendampingan manajemen kelompok konservasi, hingga pendampingan sarana informasi.


Pegawai PLN, kata dia, juga memberikan donasi bagi setiap telur yang ditemukan dan dirawat agar bertahan dan hidup untuk tetap terjaga populasinya. Setiap telur dihargai dengan nominal Rp50 ribu yang dikoordinir Tim Program Kemitraan dan Bina Lingkungan PT PLN Area Yogyakarta. "Kita ingin habitat tukik di sini terjaga, dulu pantai ini menjadi sarang tukik untuk bertelur," jelasnya.


Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo menyambut positif program CSR dari PT PLN yang ikut peduli dalam konservasi penyu di Trisik. Selama ini masyarakat melalui Konservasi Penyu Abadi telah berupaya untuk melakukan penyelamatan ekosistem, mulai dari merawat penyu sampai melepaskan kembali. "Ini untuk menjaga ekosistem penyu agar ekosistemnya tidak rusak."


Pemkab Kulon Progo juga akan melakukan pembatasan terhadap pembangunan di Pantai Trisik agar tidak mengganggu ekosistem trisik. Dengan maraknya tambak udang dan penambangan, keberadaan penyu yang mendarat untuk bersarang dan bertelur juga kian sedikit.


"Ekosistem penyu ini harus dijaga, kita juga akan siapkan program melalui Forum CSR Kulon Progo," katanya.


Ketua Konservasi Penyu Abadi Joko Samudro mengaku, setiap tahun Pantai Trisik menjadi lokasi pendaratan penyu untuk bertelur. Dulu ada berbagai jenis penyu, mulai dari penyu lekang, penyu sisik, hingga penyu belimbing dan tampayan. Namun, seiring perkembangan wilayah, jumlah penyu yang mendarat kian berkurang.


"Setiap bulan April sampai Juli, banyak penyu mendarat untuk bertelur. Sekarang tinggal beberapa indukan saja yang masih bersarang," katanya.


Saat ini ada sekitar 400 telur penyu yang berhasil diamankan untuk ditetaskan. Setidaknya sudah ada 300-an yang menetas dan sebagian dilepas. Sisanya akan kembali dilepas ke habitat alaminya.


(CSR.id)

Berita Terkait
Jadilah Pahlawan Lingkungan
Aston Imperial Bekasi Sumbangkan 300 Bibit Pohon
Kaumy DKI Jakarta Peduli Nasib Anak Penderita  Penyakit Jantung Bawaan
Bakti Sosial Donor Darah
Daihatsu Peduli Thalasaemia

Please login for commentKomentar
akhsin
syukurlah kalau tukik itu dilepaskan di pantai supaya tidak terjadi kepunahan tukik
Kokomkomariah
selain di Pantai Trisik, Kulonprogo sblmnya pum sdh banyak tukik yg di lepas liarkan di pantai di daerah lainnya..krn sekarang ini memang sdh banyak sekali penangkapan dan penjualan tukik secara ilegal..apabila tdk sgr di tangani, populasi tukik tersebut akan punah...
kliwon
memang hewan dilindungi tersebut, harus sering sering di lepasliarkan ,agar berkembang banyak di lautan lepas
SatpamPuriMedia
sampe sekarang aku bingung deh kura kura, penyu tukik itu sebenernya sama atu beda sih, penasaran deh
mama
Kita sudah sering melakukan pelestarian tukik ini ya , bahkan di Jogja juga , kita berharap lingkungan di laut juga bisa semakin sehat supaya mereka semua yang tumbuh dan hidup didalamnya bisa tetap sehat dan selamat
ata
syukur alhamdulillah ya di lepasi pasti mereka seneng banget bertemu dg keluarganya lagi
ticia
banyak juga yang dilepas liarkan, semoga aja bisa berkembang dengan baik dan bisa berkembang biak di alam liar
Marsim
bayak sekali ya tukik yang di lepas,mudah-mudah bisa hidup dan berkembang biak makin bayak.
rana
kita harapkan dengan adanya pelapasliarkan tukik" populasinya tidak punah
ferry
pelepasan ini bisa menghindari penyu dari kepunahan
12